DetikDotcom Terjual Senilai 60 Juta Dolar
DetikDotcom Terjual Senilai 60 juta dolar – Detik.com yang merupakan situs berita nomer satu di Indonesia telah terjual dengan harga senilai US$60 juta. Benarkah berita tersebut ?
Detik.com memang sebuah website berita yang sudah tidak bisa dielakkan lagi tentang kelebihan mengulas berita secara detail dan tajam. Dengan hitungan menit, berita berbagai kategori segera terupdate untuk memenuhi tuntutan konsumen yang haus akan berita baik dari dalam negeri atau luar negeri.
Baru-baru ini Doni Ismanto yang merupakan jurnalis surat kabar Jakarta Daily mendapat informasi dari pihak internal bahwa nilai akuisisi berjumlah US$60 juta untuk total kepemilikan (100%) di portal berita online (baca Detik.com) terbesar di Indonesia ini.
Sungguh angka yang luar biasa banyaknya jika angka tersebut di jadikan menjadi rupiah. US$60 juta berada dikisaran 521-540 Miliar seperti yang disebutkan oleh Budiono Darsono, pemimpin redaksi Detik.com.

Lalu benarkah kabar tentang dijualnya detik.com dengan harga senilai 60 juta dolar tersebut ?
Apa yang menjadi alasan Detik.com menjual kepemilikan website yang mempunyai ribuan pengunjung setiap harinya tersebut ? anda tahu sendiri bahwa untuk beriklan di Detik.com saja kita harus berani merogoh kocek yang nilainya diatas jutaan rupiah perbulan. Harga periklanan tersebut memang tidak bisa dipungkiri mengingat harga periklanan di Televisi juga rata-rata bernilai segitu.
Tweet dari Doni Ismanto menyebutkan transaksi pembelian Detik.com oleh Para Group yang dimiliki Chairul Tanjung mencapai babak finalisasi. Doni Ismanto yang merupakan jurnalis surat kabar Jakarta Daily mendapat informasi dari pihak internal bahwa nilai akuisisi berjumlah US$60 juta untuk total kepemilikan (100%) di portal berita online terbesar di Indonesia ini. Nilain yang serupa disebutkan oleh seseorang yang dekat dengan Budiono Darsono, pemimpin redaksi Detikcom, di kisaran nominal 521-540 Miliar Rupiah.
Choirul Tanjung adalah salah satu pemilik dari Carefour Indonesia. Tentunya hartawan seperti Choirul Tanjung berani mengambil keputusan tersebut karena bisnis periklanan memang bisnis yang menjanjikan dan seorang pengusaha barang nyata pun akan mengakui bahwa iklan adalah sebuah tehnik marketing yang sangat dibutuhkan.
Jajaran Direksi nantinya akan diisi oleh pihak-pihak dari TransCorp — sebagai perpanjangan tangan Para Group di ranah media, sementara Komisaris Utama akan dijabat oleh Jenderal (Purn) Bimantoro — mantan Kapolri, yang saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama Carrefour Indonesia, yang juga dimiliki Chairul Tanjung.
Besar kemungkinan sejumlah eksekutif yang ada sekarang, akan bedol desa dari perusahaan. Budiono Darsono sendiri dipastikan tidak akan hengkang minimal hingga masa transisi selesai. Sebelumnya diberitakan bahwa jajaran eksekutif Detik.com (yang sekarang) masih diminta untuk menjadi bagian dari manajemen Detik.com setidaknya untuk melewati masa transisi ini.
Bagaimana dengan masa depan Detik.com dengan kepemilikan yang baru? Dengan kemungkinan orang-orang baru di manajemen bakal berasal dari dunia non-digital, menurut kami masa transisi ini akan menjadi cukup terjal seperti halnya transisi Plasa.com, yang dimiliki oleh Telkom, menjadi perusahaan E-Commerce. Kita tunggu visi Para Group untuk merevitalisasi Detikcom agar tetap menjadi pemimpin di segmen portal media online di Indonesia.
Berita tentang DetikDotcom Terjual Senilai 60 Juta Dolar diatas pastinya memicu semangat kita untuk membangun blog menjadi lebih baik lagi dan menjualnya dengan harga puluhan juta atau bahkan ratusan juta. Semua tergantung dari pengunjung atau Visitor yang datang dan Ranking website atau situs kita dimata search engine.
Yuk kita bangun blog atau website kita menjadi lebih baik lagi dan bisa menjualnya seperti yang dilakukan oleh Detik.com hingga terjual senilai 60 juta dolar.
Advertisement :


wao…keren…60 juta dolar..
wah keren bisa laku segitu kok mau y dijual knp g share profit aja atau kontrak…